Terapi Prana Tenaga Elektro Akupresur Herbal Dalam Pengobatan Alternatif

Artikel hipnoterapi ini membahas tentang cara terapi prana tenaga elektro akupresur dan herbal dalam pengobatan yang dikaji secara ilmiah. Apa yang ditulis pada postingan ini merupakan kisah pengalaman yang bermula dari hobi penulis pada tahun 1994 yang termotivasi dalam bukunya master Choa Kok Sui tentang Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana (The Ancient Science and Art of Pranic Healing) yang dipaparkannya secara komprehensif.

Penulis telah lama mencoba dengan otodidak (learning by doing) belajar sambil praktek, menyalurkan dan memproyeksikan tenaga prana kepada keluarga dan teman-teman. Kemudian bergabung dengan teman-teman yang mempunyai bakat-bakat kewaskitaan melihat energi metafisik (aura tubuh) untuk melakukan percobaan-percobaan lebih jauh terhadap manfaat terapi prana pada pemulihan tubuh. Sehingga akhirnya mempunyai keterampilan terapi tenaga prana/tenaga dalam, baik jarak dekat (kontak) maupun jarak jauh (tidak kontak).

Pengertian Prana
Prana adalah adalah istilah sanskerta yang banyak digunakan oleh para yogi yang berarti energi vital atau daya hidup (Prana) sedangkan masyarakat China menamakannya Chi dan orang Jepang menyebutnya Ki. Apabila kita menatap kearah langit yang cerah dengan tatapan mata yang tidak fokus maka akan terlihat butiran-butiran kecil bercahaya (warna neon terang) yang bergerak dengan kecepatan tertentu dan tidak saling bertabrakan, artinya geraknya sudah terpola sedemikian rupa, karena bergerak maka ada energi dan ada daya (power), nah itulah prana. Oleh karena itu prana ada disekitar kita, ibarat kita berada atau tenggelam dilautan prana. Dengan demikian setiap kita bernafas maka prana akan memberikan porsi energi pada tubuh. Dengan hanya melatih kepekaan telapak tangan, mengaktifkan cakra telapak tangan, melatih sedikit konsentrasi, sudah cukup untuk bisa melakukan proyeksi prana untuk treatment kesehatan. Sumbernya ada dimana-mana, tidak perlu beli, sudah disediakan alam, tinggal gunakan, Namun sayangnya tidak semua orang mudah melihat fenomena tersebut, tapi kondisi tersebut bisa dilatih kok. Berdasarkan penelitian-penelitian ilmiah para pakar, medan energi ini adalah medan elektromagnetik, mereka namakan "orgone" (banyak dibahas dalam bukunya praktisi Barbara Ann Brennan PhD "Hands of Light").

Maksud Istilah Tenaga Dalam
Tenaga dalam yang dimaksud disini adalah akumulasi tenaga bioelektrik tubuh, merupakan suatu tenaga cadangan yang dihimpun dari hasil olah nafas atau seni tata nafas yang dilatih sedemikian rupa (silat tenaga dalam, chikung, senam pernafasan, dll), baik dengan menggunakan pernafasan perut ataupun dengan pernafasan dada, sehingga dengan konsentrasi pikiran dapat disalurkan ketelapak tangan, maupun kelokasi-lokasi posisi tubuh yang diinginkan. Seberapa jauh konsentrasi akumulasi tenaga yang ada atau seberapa jauh kapasitas dari tenaga dalam tersebut, tergantung kualitas latihan dan jam terbang praktisi yang bersangkutan.

Jadi pengertian Prana dan Tenaga dalam itu di sini similar, namun dengan perbedaan yang tipis, yaitu pada aplikasinya. Prana apabila ingin digunakan tinggal memproyeksikannya saja, tidak perlu menggunakan tenaga yang akan berakibat melelahkan bagi si praktisi, sedangkan Tenaga dalam apabila dibutuhkan akan mengurangi tenaga cadangan yang ada dan akan terasa lelah pada tubuh (lost energy). Pada aplikasi terapi agar lebih efektif, keduanya biasa digunakan sekaligus. Baik untuk pembenahan/pemulihan seluruh saraf-saraf tubuh, maupun pembenahan/pemulihan sistem organ tubuh.

Ilustrasi proses terapi
Tubuh manusia ditinjau secara metafisik terdiri dari lapisan-lapisan energi bioplasmik yang dinamakan aura tubuh. Bagi tubuh seseorang yang menderita penyakit maka aura yang bersangkutan tersebut akan terganggu, ada akumulasi energi penyakit ataupun energi negatif, daerah lokasi penyakit medan elektromagnetiknya terganggu. Kondisi ini tidak akan bisa dilihat dengan pandangan mata biasa tetapi hanya akan dapat diamati oleh para pewaskita atau dengan kamera foto khusus untuk aura (foto Kirlian). Aura yang bermasalah tersebut akan terlihat oleh para pewaskita seperti contoh Gambar-1 Aura penderita, dan terlihat perbedaan bila dibandingkan dengan Gambar-2 Aura sehat. Aura sehat kelihatan bersih (aura penderita kelihatan kotor), tidak terkontaminasi dengan warna-warna kelabu, gelap ataupun hitam.
Gb. 1 Aura Penderita Sakit
Gb. 2 Aura Sehat
Medan energi penyakit tersebut dapat dirasakan getarannya oleh para praktisi (penghusada) Prana/Tenaga dalam, dan energi penyakit inilah yang dibenahi, disingkirkan ataupun dirontokkan oleh para penghusada, dengan proyeksi prana pada frekuensi-frekuensi tertentu sesuai dengan kebutuhan (hijau, orange, ungu, putih, dll) maupun kombinasi dengan impuls tenaga dalam (tembakan terhadap energi penyakit) agar mempercepat pembenahan.

Tahap awal yaitu dengan membersihkan jalur-jalur energi, dan cakra-cakra utama (konsep Cakra adalah merupakan peta titik-titik pusat energi yang ada pada tubuh manusia yang ditinjau secara metafisika dan telah dikenal oleh para Yogi sejak ribuan tahun lalu), selanjutnya pembenahan medan energi yang bermasalah, kemudian menormalkan atau menyeimbangkan kembali jalur-jalur energi tersebut, sehingga aura tubuhpun akan menjadi sehat kembali, dan tubuh fisikpun akan merasa kembali bugar.

Menekuni tumbuh-tumbuhan obat (herbal)
Pengalaman sejak tahun 1996 sebagai praktisi terapi prana/tenaga dalam, untuk kasus-kasus penyakit yang ringan sampai dengan menengah, hasilnya efektif, namun untuk kasus-kasus berat (karena bakteri, peradangan, pendarahan, kanker, dll) kurang efektif, harus dibantu dengan asupan obat. Saya pilih untuk memanfaatkan tumbuh-tumbuhan obat (herbal), karena secara biologis alamiah gampang sekali beradaptasi dengan tubuh sehingga akan memberikan proses yang konstruktif bagi kesehatan, disamping itu kepulauan Nusantara ini kaya dengan tumbuh-tumbuhan obat.

Oleh karena itu mulai mempersiapkan diri untuk menekuni tumbuh-tumbuhan obat, dan pada Februari 2004 mengikuti training sebagai pengobat tradisional yang diadakan oleh Yayasan Pengembangan Tanaman Obat Karyasari Jakarta, yang hanya mendalami 125 jenis tumbuh-tumbuhan obat potensial. Kemudian setelah lulus mengikuti ujian pendalaman materi tumbuh-tumbuhan obat tersebut, diberi predikat “Pengobat Herbal Karyasari” namun setelah itu mengembangkan sendiri secara “learning by doing” yang akhirnya bisa membuat sendiri herbal dengan cara ekstrak, serta tahu karakteristik dan khasiat sekian banyak herbal yang potensial, karena digunakan pada sekian banyak pasien dengan sekian banyak kasus-kasus penyakit kronis. Khasiat tumbuhan obat yang bisa berfungsi sebagai anti inflamasi, anti toxic, analgesic, anti piretik, hemostatik, antibiotic, stimulant lever, membersihkan darah, anti virus, stimulant ginjal, diuretik, penghancur batu, stimulasi sirkulasi, anti koagulasi, hipotensif, hipoglicemik, dan lain-lain sangat menjanjikan untuk pengobatan penyakit kronis karena alamiah dan tidak mempunyai efek samping sepanjang dosis yang diberikan tepat alias tidak berlebihan dan tumbuhan obat yang diberikan tepat untuk penyakit yang diderita sang pasien.

Terapi Elektro Akupresur
Pada Februari 2008 saya dapat informasi disalah satu web tentang Terapi Listrik dengan peta titik-titik lokasi terapi pada tubuh yang sangat sederhana. Namun setelah saya pelajari dan bandingkan dengan titik-titik akupunktur yang sudah baku ternyata tidak sama. Jadi basis peta tersebut bukan titik-titik akupunktur. Oleh karena itu saya coba aplikasikan dengan menggunakan basis titik-titik akupunktur,yang sudah baku dan diterima badan kesehatan dunia (WHO). Prinsip kerjanya adalah menggunakan arus bolak balik dengan memanfaatkan impuls energi elektrostatik, yaitu ujung jari tangan yang bermuatan elektro static ditotokkan pada titik-titik akupunktur pada tubuh pasien. Sebagai sumber digunakan variac 500 watt . Hasilnya menakjubkan, karena keluhan-keluhan pasien yang ada sebelumnya, setelah selesai diterapi mendapat perbaikan yang instan dan signifikan, dibandingkan dengan menggunakan terapi prana. Kondisi ini terjadi kepada ratusan pasien yang menderita penyakit –penyakit kronis, darah tinggi,migren, kolesterol tinggi, maag, jantung koroner, saraf kejepit, asam urat, sakit pinggang, rematik , asma, bronchitis, dan lain-lain. Hanya dalam waktu 15 – 30 menit.

Kemudian dengan melihat hasil terapi dengan memanfaatkan energi elektro statik ini sangat menjanjikan dan aman bagi sekian banyak kasus penyakit kronis, mulailah peralatan terapi tersebut dikemas agar lebih pantas untuk digunakan seperti layaknya instrumentasi kesehatan. Atas inisiatif rekan saya Zaenal Arifin, Hariyadi, dan saya sendiri, Alhamdulillah, pada tgl 28 Agustus 2009 prototip peralatan terapi selesai dan bisa digunakan. Alat ini dinamakan SELAC yaitu singkatan dari Sinusoidal Electro Acupressure. Sumber 220 VAC, 22 watt, output 75-220 VAC.

AMANKAH TERAPI ELEKTRO AKUPRESUR?
Terapi Elektro Akupresur sangat aman karena :
  1. Level arus bolak-balik yang digunakan jauh dibawah 1 mA (aman : 1-8 mA).
  2. Digunakan hanya elektro statis. Jadi tidak akan terjadi sengatan yang membahayakan atas kontak terhadap tubuh.
Kecuali : untuk bayi, wanita hamil, yang sedang haid, pendarahan, demam tinggi, dan yang menggunakan peralatan elektronik seperti alat pacu jantung dan lain-lain.

MANFAAT TERAPI ELEKTRO AKUPRESUR
Terapi elektro akupresur ini berbasiskan arus listrik AC, maka akan lebih mudah memperbaiki bioelektrik tubuh, dan akan memberikan suplemen ion-ion pada tubuh, sehingga akan meningkatkan aktivitas sel-sel tubuh, meningkatkan metabolisme, meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan fungsi saraf. Oleh karena itu akan bermanfaat untuk penyakit-penyakit kronis. Berdasarkan pengalaman sampai saat ini, sekali terapi telah memberikan perbaikan yang berarti. Namun kebanyakan kasus-kasus penyakit kronis diikuti oleh pembengkakan, peradangan, infeksi bakteri maupun virus, pendarahan, anemia, berpasir atau berbatu, ataupun tumor/kanker.

Agar terapi hasilnya bisa lebih efektif dan cepat, maka perlu kombinasi dengan asupan herbal yang berkhasiat anti pembengkakan, anti peradangan, antibiotik, anti pendarahan, peluruh pasir/batu, antineoplastik, dan sebagainya sesuai dengan kasus yang terkait. Sehingga sinergi terapi elektro akupresur (dari luar tubuh) dan asupan herbal (dari dalam tubuh) akan memberikan terapi yang lebih lengkap, dan lebih menjanjikan untuk solusi penyakit kronis. Herbal yang digunakan seluruh bahannya adalah tumbuh-tumbuhan obat yang banyak dan mudah didapat di Nusantara ini, dan diracik dengan cara moderen (ekstrak).

Metoda alternatif ini bermanfaat untuk solusi penyakit kronis sebagai berikut :
Alzheimer, Arthritis, Asthma, Autis, Autoimmune, Gangguan tulang belakang, Bronchitis, Kolesterol, Flu batuk, Sembelit, Jantung koroner, Kista, Diabetes, Gangguan pencernaan, Ketergantungan obat, Endometriosis, Gangguan mata, Hepatitis, Hipertensi, Hipotensi, Insomnia, Gangguan Ginjal dan Kandung kemih, Gangguan Hati dan Empedu, Migren, Keram otot, Gangguan saraf, Kegemukan, Osteoporosis, Parkinson, Rematik, Sinusitis, Stroke, Tumor/Kanker, Vertigo.

Demikian artikel hipnoterapi ini semoga bermanfaat bagi anda yang sedang belajar dan mengembangan ilmu kesehatan alternatif dengan metoda terapi prana, tenaga dalam ektro, akupresur serta herbal. Mari kita terus belajar lebih dalam lagi...!!!
Penjelasan Dasar Ilmu Hipnotis

Penjelasan Dasar Ilmu Hipnotis

Hypnotis atau lajim dikenal dalam bahasa Indonesia dengan kata "Hipnotis" saat ini banyak ditampilkan dalam berbagai bentuk. Pada awalnya hipnotis itu bermula dari pengobatan untuk mentherapi seseorang karena mengidap suatu penyakit karena kebiasaan buruk dalam kehidupannya. Tetapi kini hipnotis dikenal dalam berbagai macam hal, termasuk hiburan dan bahkan sampai pada penipuan/kejahatan.

Asal Mula Sejarah Hipnotis
Perlu diketahui bahwa sejarah hipnotis itu ada sejak kira-kira 3000 tahun silam, dilakukan oleh para rohaniawan di berbagai negara untuk mengobati dengan metode membuat pasien tidur (relaksasi), dan dalam kondisi rileks itu diucapkan kata-kata untuk menanamkan sugesti (daya saran) bagi kesembuhannya.

Dokter ahli di tahun 1842 bernama Dr. James Braid, seorang ahli syaraf keturunan Skotlandia yang pertama kali memperkenalkan istilah hipnotis, diambil dari nama Dewa Yunani, Hypnos (Dewa tidur), dia yang pertama kali menyatakan hipnotis adalah suatu fenomena psikis dan bukan fenomena fisik.

Selain Braid, ada dua professor, Dr. Ambroise Auguste Liebeault (1823-1904) dan Bernheim yang mengembangkan seni hipnotis. Mereka mengatakan bahwa subyek dapat tidur dengan hanya diberikan sugesti saja, mereka melakukan terapi dengan hipnotis sesuai keilmuan psikologi dan berkontribusi besar dalam psikiatri. Liebault sering disebut sebagai Bapak Hipnotis.

Pada pertengahan tahun 1940, seorang psikiater bernama Milton Erickson (1901-1980) mengatakan, dalam proses hipnotis yang menentukan keberhasilannya adalah subyek atau klien, karena dia dapat memahami dan mengikuti apa yang dikatakan terapisnya. Dia menyatakan, hipnotis adalah proses wajar dan tidak akan berproses jika bertentangan dengan keinginan klien. Atas jasanya, tahun 1958 hipnotis diterima oleh Asosiasi Medis Amerika dan Asosiasi Psikiatri Amerika sebagai alat terapi.


Selain Erickson yang berjasa mengembangkan hipnotis ilmiah adalah Dave Elman (1900 - 1967) yang menemukan teknik induksi cepat yang berguna untuk dokter dan dokter gigi, bisa dikatakan beberapa dokter gigi yang pernah anda kunjungi mungkin melakukan hipnotis terlebih dahulu kepada anda sebelum mencabut gigi anda J

Hipnotis juga menjadi dasar dari ilmu NLP (Neuro Language Program atau bisa dikatakan Bahasa Memprogram Otak) yang dikembangkan John Grinder dan Richard Blander. Mereka juga belajar teknik hipnotis dari Milton Erickson. Saat ini NLP sangat populer digunakan untuk pengembangan diri, motivasi dan pemberdayaan diri.

Penerapan Ilmu HYPNOTHERAPY
Prinsip kerja Hipnotis adalah membawa klien (subjek atau suyet) dari gelombang otak sadar (Beta) menuju kondisi rileks, mendekati tidur. Dalam kondisi ini gelombang Alpha - Theta lebih aktif sehingga sugesti (saran / perintah) yang ditanamkan seorang terapis lebih mudah diterima dan masuk pada alam bawah sadar. Kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan terapi yang bersifat psikis (kejiwaan) dan atau penyakit fisik akibat dari faktor psikis.

Organ tubuh manusia dikendalikan oleh keseimbangan sistem hormonal. Jika oleh suatu sebab keseimbangan itu terganggu, maka organ tubuh pun ikut terganggu fungsinya. Dan berbagai penyakit yang berkembang pada manusia modern adalah penyakit psikosomatik yang diakibatkan oleh gangguan kejiwaan (stres, kecemasan, depresi).

Faktor kejiwaan secara umum dapat menyebabkan kekebalan tubuh (imunitas) menurun hingga tubuh mudah terserang berbagai penyakit, tapi pada sisi lain faktor kejiwaan jika diaktifkan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga seseorang tidak mudah sakit atau saat dia sakit, lebih cepat proses sembuhannya.

Terapi hipnotis yang paling mendasar adalah mengajak klien (subjek) melakukan relaksasi. Yaitu ketika klien sudah menunjukkan respon positif, terapis memasukkan kata-kata sugesti sesuai dengan kasus yang dihadapi klien. Kalimat sugesti itu terekam pada alam bawah sadar klien hingga mempengaruhi kondisi psikis dan fisiknya ke arah yang lebih positif.

Terapi hipnotis prosesnya murni dan berdasar dari kesepakatan antara klien dengan terapis. Peran terapis adalah membantu klien masuk dalam kondisi hipnotik (rileks karena pengaruh hipnotis) melalui skill yang dikuasainya.

Proses tersebut sangat ilmiah dan tidak melibatkan unsur magis yang bertentangan dengan agama, karena target dari terapi adalah memperkuat motivasi klien agar mampu mengaktifkan dan memprogram alam bawah sadarnya hingga klien mampu menyembuhkan dirinya sendiri dengan kemampuan pikirannya.

Manfaat Hipnotis
HYPNOTERAPY
Berdasarkan pengalaman, jenis dari kasus yang efektif ditangani dengan hypnotherapy adalah:
PROBLEM EMOSI :
Stres
Depresi
Cemas
Pemalu
Phobia (takut terhadap jenis makanan, hewan, jarum suntik dsb)
Menghapus memori / tTrauma (kekerasan, perkosaan, bencana dsb)
Dsb

MENGHENTIKAN KEBIASAAN BURUK :
Narkoba
Alkohol
Merokok
Sikap lamban seperti malas
Gagap
Menggigit-gigit kuku
Dsb

MENGATASI PROBLEM :
Seks (nafsu menurun, frigid, ejakulasi dini, penyimpangan dsb)
Makan dan tidur (kurang / berlebihan)
Berat badan (menambah atau mengurangi dengan merubah pola makan dsb)
Insomnia (susah tidur)
Dsb

MENINGKATKAN :
Prestasi (belajar, olah raga, bisnis dsb)
Kreatifitas
Motivasi
Imajinasi
Rasa percaya diri
Konsentrasi
Daya ingat
Dsb

MENGENDALIKAN :
Rasa nyeri (cabut gigi, sunat, operasi kecil, melahirkan dsb)
Dsb

KELUHAN FISIK (Karena Faktor Psikis) :
Asma
Alergi
Tekanan darah rendah
Tekanan darah tinggi
Kelelahan dsb
Dsb

MEMBANGUN PERASAAN POSITIF :
Kehangatan
Cinta
Kebijaksanaan
Ketenangan
Keberanian
Dsb

HIPNOTIS PANGGUNG
Hipnotis yang dilakukan di atas panggung sebagai hiburan untuk penonton. Anda pernah menyaksikan acara-acara hipnotis di salah satu stasiun televisi, dengan Romy Rafael atau Uya Kuya sebagai juru hipnotis? hipnotis dapat juga digunakan untuk memperlihatkan aksi-aksi 'memprogram pikiran' yang membuat para penonton kagum dengan anda, contohnya seperti:

  • Menidurkan orang dan memberi perintah / memprogram pikirannya.
  • Menyadarkan kembali orang yang terkena hipnotis seperti semula dan seperti tidak terjadi apa-apa.
Dengan memperlihatkan aksi-aksi panggung dengan hipnotis, maka anda akan dapat membuat orang-orang yang menyaksikan lebih menghargai hipnotis.
Merubah anggapan masyarakat yang berpikir bahwa hipnotis identik dengan dunia supranatural, magic, atau mistik.

Anda akan dapat melakukan atraksi-atraksi di atas jika anda dapat menguasai hipnotis, dan bukan hanya itu saja, anda akan mendapatkan manfaat-manfaat lainnya yang dapat anda gunakan dengan tujuan yang baik dan positif dengan mempelajari hipnotis.

INTI DARI HIPNOTIS
Secara sederhana hipnotis adalah suatu cara memerintah seseorang agar menjalankan perintah yang anda kirimkan, berarti ada 3 hal yang diperlukan untuk menjalankan proses hipnotis ini, yaitu:

Pertama, Pengirim Perintah
Adalah orang atau sekelompok orang yang melakukan hipnotis dengan mengirimkan perintah kepada suyet atau bisa disebut juga korban.

Kedua, Penerima Perintah
Adalah orang atau sekelompok orang yang terhipnotis dengan menerima perintah dari si penghipnotis atau pembuat perintah.

Ketiga, Media
Adalah suatu penghubung antara penghipnotis selaku pembuat perintah dan suyet selaku penerima perintah. Media yang digunakan dalam pelatihan hipnotis dalam modul ini difokuskan dalam bentuk suara berupa kata-kata sugesti yang anda ucapkan kepada suyet namun bukan berarti media gambar dan media lainnya tidak bisa dilakukan, namun jarang ada yang melakukannya.

Jika anda melihat pertunjukkan hipnotis yang anda lihat adalah seorang penghipnotis memberi perintah LEWAT KATA-KATA menggunakan MULUT, dan perintah tersebut dimasukkan ke dalam OTAK si suyet untuk ditanamkan di alam bawah sadarnya, artinya dalam setiap pertunjukan hipnotis diperlukan:
Juru hipnotis atau penghipnotis yang dapat berbicara dengan jelas dan tegas dan bahasanya dapat dimengerti oleh suyet.
Suyet yang dapat mendengar dan mengerti perintah dari juru hipnotis dengan jelas.

Contoh Kasus Hipnotis
Kita tentunya pernah mendengar ada yang dinamakan ‘korban kejahatan hipnotis’ alias dengan hipnotis yang dikirimkan seseorang maka orang tersebut dengan leluasa menguras isi dompet korbannya dan yang uniknya lagi tindak kriminal ini tidak hanya terjadi di tempat-tempat sepi namun di pusat-pusat keramaian misalnya terminal, pasar, mall dsb pun kerapa terjadi tindak kriminal dengan menggunakan hipnotis, lalu bagaimana hal ini bisa terjadi?

Untuk melakukan hipnotis pelaku mencari calon korban (atau bisa disebut juga calon suyet), calon korban yang dipilih bukanlah sembarang orang, namun orang-orang yang MUDAH untuk dihipnotis, ciri-ciri orang yang mudah terkena hipnotis sebenarnya bisa dibedakan dengan sekejap, yaitu :
  • Calon korban hipnotis biasanya dipilih yang sedang berjalan sendirian, karena dengan cara ini ketika korban sedang terkena hipnotis maka tidak akan ada orang lain yang membantunya.
  • Calon korban yang hipnotis dipilih yang memiliki sikap pendiam, murung, bingung atau memiliki tatapan kosong dan bisa juga dipilih orang yang sedang melamun / bengong, karena dengan pikiran kosong si pelaku dengan mudah memasukkan kata-kata sugesti kepada korban.
  • Pelaku hipnotis biasanya akan memilih wanita baik anak-anak, tua maupun muda, hal ini karena wanita cenderung lebih mudah dijahati daripada kaum pria.
Perlu dicatat bahwa orang yang terkena hipnotis tidak akan selamanya terhipnotis, selang beberapa waktu misalnya 10 menit atau 1 jam maka ia akan mulai tersadar kembali. Lama waktu korban tersadar dibedakan sesuai kondisi mental dan fisik orang tersebut, semakin mental dan fisiknya bagus maka semakin cepat ia akan tersadar dari hipnotis.

Hipnotis jenis di atas bisa dikatakan sebagai ‘Hipnotis Kilat’ karena cara hipnotisnya yang cepat dan hanya 1 atau beberapa kali saja dilakukan terhadap korban, dan hipnotis kilat ini berbeda dengan hipnotis untuk kesembuhan alias Hypnotherapy, karena Hypnotherapy dilakukan secara perlahan-lahan dan rutin sehingga perintah hipnotisnya mengakar dan berguna bagi kesembuhan si pasien.

Catatan
Mungkin sebagian besar di antara anda sering mendengar ada seseorang yang hartanya terkuras habis karena dihipnotis oleh seseorang. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana bisa tahu yang digunakan oleh pelaku kejahatan tersebut adalah hipnotis? apakah yakin hipnoits? Bagaimana jika bukan kejahatan hipnotis (misalnya ilmu lain) yang digunakan oleh pelaku kejahatan tersebut?

Maka itu mulai saat ini berhati-hatilah mengeluarkan pernyataan terhadap hipnotis, karena belum tentu sebuah kejahatan yang diduga disebebakan oleh hipnotis merupakan hipnotis yang digunakan, bisa saja yang digunakan bukan hipnotis misalnya ilmu-ilmu lain atau obat tertentu atau cara-cara lainnya atau memang tidak ada unsur hipnotisnya namun karena korban merasa linglung maka langsung berpikiran penyebabnya karena hipnotis, meski hipnotis dapat melakuan hal tersebut namun sebaiknya kita semua berhati-hati dalam menggunakan istilah hipnotis. 

Contoh Kedua Kasus Hipnotis
Anda tentunya masih ingat dengan beberapa tayangan reality show seperti Hipnotis, Master Hipnotis, Uya Memang Kuya dsb yang ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi swasta. Saat melihat tayangan tersebut kita menyaksikan bagaimana juru hipnotis yaitu Romy Rafael atau Uya Kuya melakukan atraksi hipnotis dengan cara yang sangat luar biasa yaitu dengan mengajak orang lain agar bersedia dihipnotis lalu setelah itu juru hipnotis pun menghipnotis orang tersebut sehingga ia mengikuti setiap perintah yang diucapkan oleh juru hipnotis, alhasil tanpa disadari orang tersebut mengikuti setiap perintah yang diucapkan oleh juru hipnotis dan ketika ia tersadar ia tidak tahu apa yang barusan ia lakukan, namun setelah melihat rekaman video para kru dari acara tersebut barulah sang korban itu terkaget-kaget apa yang barusan yang ia lakukan, di antara mereka ada yang merasa lucu, malu bahkan tidak mempercayai apa yang barusan ia alami.

Saat ini saya sedikit berikan rahasianya:
Sebenarnya sebelum juru hipnotis menunjukkan atraksinya perlu proses persiapan yang cukup panjang, dimulai dari juru hipnotis harus mencari calon korban yang cocok untuk dihipnotis. Karena memang banyak orang di jalan yang lalu lalang tapi tidak semuanya mudah untuk dihipnotis, maka itu Romy atau Uya mencarinya dahulu dengan proses seleksi dan perlu waktu untuk itu namun mereka cepat melakukannya.

Romy pernah mengakui dalam suatu wawancaranya di salah satu stasiun tv bahwa sebenarnya mudah untuk melakukan hipnotis kepada seseorang namun kesulitannya terkadang orang yang dipilih untuk calon korban menolak / tidak mau untuk dihipnotis, alasannya pun tentu beragam, seperti takut memalukan ketika muncul di televisi, takut kenapa-kenapa dsb.

Setelah melakukan proses seleksi secara cepat dengan cara memilih-milih mana orang yang kelihatannya mudah untuk dihipnotis lalu juru hipnotis pun mulai melaksanakan aksinya, namun perlu anda ketahui tidak semua aksi yang dijalankan oleh juru hipnotis ini berjalan mulus, jika korban sulit untuk berkonsentrasi atau tidak menuruti perintah juru hipnotis maka hipnotis tersebut akan sulit bahkan bisa gagal dilakukan.

Lalu mengapa yang kita saksikan di tv tampaknya juru hipnotis lancar-lancar saja? Yup, itu karena proses penyuntingan alias pemilihan bagian-bagian mana saja yang akan dikonsumsi publik yaitu bagian yang ketika juru hipnotis berhasil melakukan hipnotis, dan bagian yang kurang atau tidak bagus seperti ketika juru hipnotis melakukan suatu kesalahan atau kegagalan dalam mencari korban atau gagal dalam menghipnotis maka bagian-bagian tersebut perlu akan ditampilkan kepada publik alias tidak akan ditayangkan di televisi.

Lalu bagaimana dengan tayangan langsung pertunjukan hipnotis yang ditayangkan di televisi, bukankah itu tanpa proses editng? Benar sekali, ada beberapa tayangan-tayangan hipnotis yang disiarkan secara langsung di televisi, hal ini memang benar adanya dan itu karena ketelitian seorang juru hipnotis (seperti Romy Rafael dan Uya Kuya) dalam memilih subjek hipnotisnya, karena tidak semua orang bisa dihipnotis dengan mudah.

Bagi juru-juru hipnotis terkenal seperti Romy Rafael atau Uya Kuya proses melakukan seleksi untuk menentukan mana orang yang mudah untuk dihipnotis dan mana yang sulit akan dengan mudah dan cepat dilakukan, hal ini dikarenakan mereka telah banyak berlatih dan sudah mempunyai pengalaman yang matang dalam setiap atraksinya.

BAGAIMANA SEBUAH HIPNOTIS DAPAT MEMPENGARUHI SESEORANG? BENARKAH ILMIIAH?
Bagi anda mungkin masih menyimpan pertanyaan, bagaimana sebuah hipnotis bisa dilakukan dan apakah memang benar ilmiah seperti yang sudah cukup sering dijelaskan oleh pakar-pakar ilmu kedokteran baik di dalam maupun luar negeri. Untuk menjelaskan bagaimana proses sederhana hipnotis bisa dilakukan kami akan memberikan sebuah contoh kepada anda, sebuah contoh alami yang banyak dilakukan oleh kebanyakan orang.

Pernahkah anda bermimpi saat tidur?
Apakah anda bisa mengetahui nanti malam saat anda tidur apa yang akan anda impikan?
Apakah anda bisa mengatur mimpi anda sekehendak hati anda? Misalnya malam ini anda ingin menjadi orang yang bisa terbang, besok anda ingin bermimpi menjadi presiden dan seterusnya, bisa?

Pada sebagian besar manusia tidak bisa mengatur mimpi yang akan didapatnya saat tidur (meskipun ada beberapa orang yang dapat melakukannya), coba anda bayangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Mimpi apa yang terakhir anda mimpikan? atau mimpi apa yang anda ingat?
Apakah dalam mimpi tersebut anda menyadari bahwa anda sedang berada di dalam mimpi?

Dua pertanyaan di atas bisa diibaratkan sebagai sebuah proses hipnotis. Saat anda bermimpi anda tidak sadar bahwa anda berada di alam mimpi, ya tentu saja, karena kalau anda sadar artinya anda tidak tertidur dan artinya anda tidak bermimpi J anda hanya melihat bahwa mimpi tersebut adalah sebuah kenyataan, anda hanya bisa melihat dan tidak bisa mengaturnya sekehendak hati anda, anda hanya mengikuti alur mimpi tersebut.

Hal tersebut terjadi karena mimpi (pada umumnya) berasal dari alam bawah sadar anda sehingga saat anda tertidur (bukan terhipnotis) dan alam bawah sadar akan aktif dan menampilkan mimpi anda dan anda hanya mengikuti alur mimpi tersebut.

Maka tidak jarang seseorang yang sehabis terbangun dari mimpinya akan berpengaruh ke kehidupuan nyatanya dan mempengaruhi mentalnya dalam sehari-hari, seperti contohnya saat anda terbangun dari sebuah mimpi di mana di dalam mimpi anda tersebut anda bersama dengan orang yang anda sayangi maka dalam kehidupan nyata sikap anda terhadap orang yang berada di dalam mimpi tersebut bisa mempengaruhi anda.

Begitulah penjelasan dasar hipnotis, mempengaruhi alam bawah sadar seseorang dan memasukkan perintah ke dalamnya sehingga orang yang terhipnotis akan menjalankan perintah tersebut.
Membahas Pernafasan Ilmu Tenaga Dalam

Membahas Pernafasan Ilmu Tenaga Dalam

Sudah terlalu banyak praktisi tenaga dalam yang ketika diruqyah ternyata ada khodam jin dalam diri mereka sebagai akibat dari mereka melatih senam pernapasan tenaga dalam. Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tuntas hakikat tenaga dalam berdasarkan pengalaman saya selama dahulu mempelajarinya dan tinjauan syar’i dari sisi syari’at untuk membongkar habis penyimpangan dan kesesatan tenaga dalam. Berikut ini pembahasannya Pembahasan Ada berbagai macam teori yang dibuat agar tenaga dalam dapat diterima pada berbagai lapisan masyarakat. Selama saya dahulu mendalami senam pernapasan tenaga dalam ada dua konsep teori yang melingkupi tenaga dalam.
  1. Para praktisi tenaga dalam mencoba menghalalkan senam pernapasan tenaga dalam dengan mengilmiahkan konsep tenaga dalam, hal ini dilakukan agar bisa membujuk masyarakat yang cukup terpelajar agar mau ikut perguruan mereka.
  2. Dengan cara mengkultuskan tenaga dalam yang dikaitkan dengan alam ghoib, hal ini dilakukan agar masyarakat yang masih suka dengan hal-hal yang berbau klenik dan bernuansa supranatural. Penjabarannya adalah sebagai berikut:
Mengilmiahkan Tenaga Dalam.
Pertama : Tenaga dalam berasal dari Impuls listrik dihasilkan oleh ATP (adenosine triphosphate) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh, yang terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi digunakan untuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi saraf, menghasilkan radiasi energi yang menghasilkan pancaran sinar.
Medan listrik dapat diperbesar hingga menghasilkan energi listrik tubuh (bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara teratur.Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan para ahli olah prana untuk menyembuhkan penyakit. "Segala yang ada di alam semesta merupakan manifestasi energi, seperti gravitasi, dan gelombang magnet, serta energi matahari,"
Kedua : Tenaga dalam adalah tenaga dari energi biolistrik tubuh yang diolah dengan senam pernapasan tenaga dalam hingga voltase biolistrik tubuh meningkat lebih besar dari normal.Setiap listrik akan menghasilkan medan listrik yang cukup besar begitu juga dengan biolistrik tubuh akan menghasilkan medan listrik yang besar jika distimulir dengan menyedot napas dan terus ditahan di dada atau perut maka medan biolistrik akan membesar.

Dari kedua teori yang hampir sama konsepnya ini dalam penggunaan tenaga dalam dikatakan orang yang beremosi tinggi maka voltase biolisrtiknya akan naik dan berarti medan biolistriknya memancar lebih besar dari biasa. Sesuai dengan hukum alam, listrik yang bermuatan sejenis akan saling tolak-menolak.
Begitu juga dengan biolistrik manusia, bila dikontakkan akan saling tolak-menolak,maka dengan niat dan konsentrasi kita bisa mementalkan orang yang emosi tersebut dengan medan biolistrik kita yang lebih besar dari orang tersebut karena sudah kita latih.

Mengkultuskan Tenaga Dalam Sebagai Ilmu Karomah Keghoiban. 
Biasanya pengkultusan tenaga dalam sebagai ilmu karomah keghoiban ditujukan bagi orang-orang yang memiliki keyakinan yang kuat dengan hal-hal yang bersifat keghoiban dan ditujukan bagi masyarakat yang mempercayai klenik. Seperti jika dia beragama Islam dikatakan tenaga dalam berasal dari karomah kekuatan ayat, tenaga dalam berasal dari penyerapan energi wali songo, tenaga dalam berasal dari kekuatan khodam.
Jika beragama lain seperti Hindu, Budha atau Taoisme, tenaga dalam berasal dari energi dewa atau Budha, tenaga dalam berasal dari kekuatan puja mantra pada dewa-dewi, tenaga dalam berasal dari energi prana, chi , ki yang dihisap dan dikumpulkan ke tantien atau cakra solar pleksus, tenaga dalam berasal dari cosmik negatif cakra dasar dan cosmik positif cakra mahkota, tenaga dalam berasal dari energi kundalini.
Tetapi terkadang perguruan tenaga dalam menggunakan dua macam pendekatan sekaligus untuk dapat menarik minat seluruh anggota masyarakat dari berbagai macam tingkat strata kehidupan atau pun dari berbagai macam religi dan kepercayaan agar dapat masuk menjadi anggota perguruan. Selanjutnya perguruan senam pernapasan tenaga dalam terbagi dua aliran pertama yang bernafaskan keagamaan yang bersifat ekslusif hanya agama dan kepercayaan tertentu yang dapat menjadi anggotanya dan yang berbasis senam dan olah nafas saja tanpa ada unsur ekslusifisme agama didalamnya hingga semua agama masuk menjadi anggota perguruan.

Penjabarannya adalah :
Pertama : Perguruan senam pernapasan tenaga dalam yang berbasis agama biasanya menggunakan kewajiban ritual keagamaan sebelum dan pada saat latihan tenaga dalam.Contohnya Jika perguruan tenaga dalam berbasis agama Islam mewajibkan anggotanya menggunakan bacaan amalan, wirid, puasa selama memperdalam tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam berbasis agama Hindu, Budha atau Taoisme maka menggunakan puja mantra pada dewa-dewi atau Budha,membakar hio dan lain sebagainya.
Kedua : Perguruan tenaga dalam yang membolehkan semua lapisan anggota masyarakat untuk ikut masuk menjadi anggota perguruan, yang dalam pelaksanaan latihannya boleh menggabungkan dengan ritual agama yang diyakininya. Ada macam-macam orientasi atau tujuan Perguruan tenaga dalam mengajarkan senam pernapasan tenaga dalam yang akan saya jelaskan sebagai berikut:
  1. Berorientasi penyebaran ajaran agama atau kepercayaan tertentu.
  2. Mengajarkan anggotanya tekhnik-tekhnik tenaga dalam untuk perlindungan diri, untuk kesehatan tubuh baik secara fisik, psikis ataupun spiritual.
  3. Mempererat tali persaudaraan.
  4. Bertujuan bisnis semata hingga terkadang merugikan anggotanya dengan dibebani persyaratan yang memberatkan dari segi finansial dan lain sebagainya. 
Ada pertanyaan yang mesti dijawab mengenai tenaga dalam yang sering ditanyakan halayak ramai. Apakah tenaga dalam itu benar-benar ada? Apakah tenaga dalam itu murni olah tubuh atau ada unsur makhluk halus didalamnya? Apakah tenaga dalam itu bisa membuat kita sehat baik secara fisik adan psikis? Apakah tenaga dalam membuat kita bisa semakin tinggi tingkat spiritualitas kita? Sesuaikah senam pernapasan tenaga dalam itu dengan syari’at Islam?

TANAGA DALAM, ANTI SERANGAN
Berikut ini adalah penjelasan mengenai hakikat sebenarnya senam pernapasan tenaga dalam dengan berbagai macam aliran didalamnya : Kita jangan tertipu dengan istilah tenaga dalam yang terkadang rancu penjabarannya.
Jika ‘tenaga dalam’ dari hasil pembakaran zat-zat makanan dalam tubuh hingga menjadi energi untuk kekuatan dan kelangsungan kesehatan tubuh itu bisa kita terima karena pengistilahan ‘tenaga dalam’ itu adalah energi yang didapat dari zat-zat makanan yang kita makan tanpa ada unsur metafisika.
Akan tetapi jika tenaga dalam yang bisa memantalkan orang, bisa membuat kebal, bisa, meringankan tubuh,bisa menyakiti orang lain lewat gerak dan fungsi jurus yang telah kita latih tentu berbeda sangat jauh dan janganlah disamakan dengan ‘tenaga dalam’ dari hasil “pembakaran” zat-zat makanan.

Juga tenaga dalam dari energi listrik tubuh,memang benar jika tubuh kita mempunyai impuls-impuls listrik, sebab dengan impuls-impuls listriklah syaraf-syaraf simpatetik,parasimpatetik atau syaraf neurotransmiter dapat bekerja dengan baik untuk menyampaikan pesan dari tubuh ke otak dan kebalikannya.Tetapi jika hendak diejawantahkan dengan senam pernapasan tenaga dalam bisa membesarkan energi listrik tubuh hingga bisa menjadi tenaga dalam terlalu mengada ada dan terlalu mencari pembenaran saja. Sebab seluruh kerja sistem fisiologis dalam tubuh dengan tatanan didalamnya sudah dalam sunnatullah berada pada keseimbangan.

Sistem kerja impuls listrik atau syaraf tubuh manusia tidak bisa direkayasa lagi dan sama sekali tidak ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan listrik tubuh bisa direkayasa untuk mementalkan seseorang kecuali hanya menduga-duga dalam mencari pembenaran saja. Dalam setiap aliran tenaga dalam jika kita teliti mempunyai gerakan dasar yang sama dan terbagi dalam 10 jurus walaupun dalam sepuluh jurus itu bisa digabung dan dijadikan jurus baru. Jadi dapat disimpulkan senam pernapasan tenaga dalam mempunyai asal usul yang sama walaupun dalam setiap aliran tenaga dalam mengklaim sumber ajaran tenaga dalamnya berbeda-beda dan saling mengunggulkan setiap alirannya masing-masing.

OLAH RAGA, LATIHAN SN (senam pernapasan tenaga dalam)
Syubhat tenaga dalam Setelah masuk dan berlatih senam pernapasan tenaga dalam banyak yang mengatakan bahwa dengan pernapasan tenaga dalam tubuh menjadi sehat,secara psikis menjadi lebih tenang dan lebih dekat pada Tuhan. Bisa saya jelaskan bahwa sesungguhnya penyakit merupakan dampak dari adanya ketidakseimbangan tiga unsur dalam tubuh yaitu fisik, pikiran, dan jiwa.

Faktor penyebabnya bisa berasal dari dalam diri sendiri atau unsur luar yang masuk kedalam tubuh. Virus dan bakteri sebagai salah satu faktor dari luar dapat mengganggu keseimbangan unsur tubuh. Dengan berlatih senam yang menggunakan olah pernapasan tubuh kita memang menjadi sehat karena mematikan unsur negatif seperti virus dan bakteri, menetralkan zat kimia dalam tumbuh, serta membantu memperlancar suplai oksigen ke sel saraf sehingga sel dapat berfungsi semestinya.

Sel syaraf yang sehat berperan penting dalam mengaktifkan organ dan sel tubuh lainnya,dengan tubuh yang sehat maka kita akan bisa berfikir dengan jernih, dengan berkumpulnya dengan anggota masyarakat lain tentunya secara psikis juga kita lebih sehat karena bisa bersosialisasi dengan baik dengan anggota masyarakat yang sama-sama ikut senam pernapasan. Tetapi kami garis bawahi bahwa semua senam pernapasan itu sangat luas pengertiannya seperti kita joging atau lari pagi, senam kesegaran jasmani, senam jantung sehat, jalan santai dengan menggerak-gerakkan tubuh lalu menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya pelan-pelan tentu menyehatkan.

Akan tetapi senam pernapasan /”tenaga dalam” yang umumnya dipahami oleh sebagian besar manusia, tenaga dalam itu sebuah kekuatan ghoib (bisa mementalkan orang dari jarak jauh, bisa melihat tembus, melihat alam ghoib, melihat masa lalu dan masa depan, bisa menyakiti/mempengaruhi jiwa orang lain dari jarak jauh dll) yang muncul pada manusia apabila seseorang itu melakukan laku-laku tertentu (melatih jurus tenaga dalam dengan niat mendapatkan kekuatan ghoib) juga mantra-mantra tertentu yang bid’ah tidak ada tuntunannya dari Rasulullah. Maka kekuatan ghoib yang muncul ini adalah yang berasal dari syetan.
Seandainya bentuk kekuatan ghoib tersebut bisa dipelajari, dilatih dan sebagainya tentu amat berguna untuk membela kebenaran tentunya sudah dilakukan dan dicontohkan oleh Rasulullah dan diajarkan kepada para shahabat. Namun sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu hajar sesuatu kemampuan ghoib bila bisa dipelajari maka ini adalah perbuatan sihir dan setan masuk sebagai sumber kekuatannya.

Adapun jika seseorang tersebut mempunyai kekuatan luar biasa pada dirinya tanpa dia sadari tanpa dia pelajari datang dari Allah Ta’ala tidak menuruti kehendaknya, tetapi karena kehandak Allah sebab karena keshalehan dia, karena banyaknya dia beribadah maka kekuatan itu disebut karomah/maunah. Intinya apabila kekuatan tenaga dalam yang bersifat metafisik (seperti bisa mementalkan orang dari jarak jauh, bisa mempengaruhi alam pikiran orang lain dengan gerak jurus tertentu, bisa menyakiti seseorang secara ghoib, menerbangkan benda-benda dll) maka itu adalah perbuatan atas bantuan syetan. Sebab kekuatan gahib tsb yang dipelajari maka itu dinamakan sihir sebagaimana yang dijelaskan Ibnu Hajar didalam Fathul Bari. Ilmu putih sebenarnya sama dengan ilmu hitam yang ada namun dibumbui dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an atau dengan kewajiban-kewajiban tertentu, bisa dicontohkan ilmu putih untuk kebal menggunakan shalawat nabi, katanya jika kita shalawat sekian kali maka akan kebal.

Pernah juga ditanyakan pada guru orang tsb bagaimana jika orang tersebut tidak shalat, jawab guru tsb tidak apa-apa tidak shalat yang penting jangan lupa shalawatnya. Ini adalah sangat aneh, bagaimana sesorang itu memiliki ilmu kebal yang dianggap sebagai ilmu putih tetapi dia boleh tidak shalat yang penting shalawatnya tidak lupa. Maka istilah ilmu putih itu menipu dan hendaklah kita jangan tertipu. Ada beberapa perguruan kungfu yang “ga aneh2″ memakai tekhnik pernapasan murni untuk kekuatan pukulan atau ketahanan tubuh. Jika kita memukul dalam ilmu beladiri tentu menggunakan hembusan nafas ketika memukul atau menendang dengan keras dan hembusan nafas ini memakai tekhnik tertentu yang khusus juga agar nafasnya selaras dengan pukulan dan tendangan agar hasilnya baik.

Untuk ketahanan tubuh menerima pukulan dan tendangan tentu kita mengeraskan bagian tubuh tertentu disertai isarah tekhnik nafas tertentu agar perut atau bagian tubuh lainnya tidak cedera. Dalam tekhnik meringankan tubuh (dalam hal ini bukannya untuk terbang ya melainkan untuk keseimbangan tubuh) tentu memerlukan tekhnik pernapasan agar menyelaraskan tubuh hingga bisa seimbang ketika melakukan atraksi keseimbangan tubuh (berjalan diatas tali, melompati rintangan, tekhnik melentingkan tubuh dll) Bahkan tentunya Rasulullah memerlukan latihan pernapasan untuk bisa menghujamkan pedang, atau memanah atau juga bergulat sebab jika tidak punya tekhnik pernapasan khusus maka tidak akan sempurna hasilnya.

Nafas tidak bisa dipisahkan dari makhluk hidup dengan bisa memanfaatkan/mengolah nafas dengan baik maka akan tercipta kesehatan dan kekuatan. namun sekali lagi bersifat fisik, adapun jika sudah wilayah Ghoib (melihat jin, melihat alam ghoib dll) maka akan masuk dalam rambu-rambu syari’ah. Hukum tenaga dalam Hukum tenaga dalam, jika mengatas namakan Islam (biasanya dicampur dengan dzikir-dzikir asma Allah) maka haram. Kalau mereka menyatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah untuk beribadah kepada Allah, maka kita katakan bahwa ini adalah bid’ah sebab kenapa harus menggunakan tata cara dan gerakan-gerakan khusus yang tidak pernah diajarkan oleh Allah dan Rasulullah.
Dan tidak ada dalil sama sekali bahwa dengan bacaan-bacaan dan gerakan-gerakan khusus yang mereka lakukan bisa menghasilkan kesaktian. Kalau mereka mengatakan tujuan mereka untuk beribadah dan untuk memperoleh kekuatan, maka kita katakan bahwa mereka telah melakukan kesyirikan sebab niat ibadah mereka selain untuk Allah juga untuk hal yang lain. Selain itu praktek-praktek tenaga dalam yang ada menyelisihi syari’at diantaranya adalah:
1. Latihannya harus menggunakan emosi, padahal Rasulullah telah melarang seseorang untuk emosi karena dengan emosi syaitan bisa menguasai mereka yang sedang marah, beliau bersabda :“Janganlah engkau marah”, Rasulullah mengulanginya beberapa kali “Janganlah engkau marah”.Rahasia mereka (yang latihan tenaga dalam) harus marah sebab dengan marah tersebut syaithan bisa masuk dalam tubuh musuhnya sehingga bisa dipengaruhi jurus tenaga dalam dan bukannya karena listrik tubuh,energi yang dipancarkan dan alasan-alasan lainnya. Sebagaimana sabda Rasulullah :“Sesungguhnya syaithon mengalir dalam tubuh manusia sebagaimana aliran darah.” (Riwayat Bukhori). Hal ini diperkuat oleh pernyataan para praktisi tenaga dalam bahwa jurus akan berfungsi penuh dan sempurna jika lawan dalam keadaan emosi.Jadi bukanlah karena energi tenaga dalam musuh yang dalam keadaan emosi dapat ditaklukkan dengan fungsi jurus-jurus tertentu tetapi khodam jurus itulah yang langsung merasuk kedalam tubuh lawannya yang dalam keadaan emosi menuju otaknya hingga lawannya bisa kita permainkan dengan fungsi jurus tenaga dalam.
2. Ketika latihan, mereka sering tidak sadar, terutama ketika sedang mempraktekkan jurus mereka biasanya ada pada jurus putar,atau pada saat diharuskan emosi untuk praktek tenaga dalam.Hal ini sama saja dengan sengaja membuat diri menjadi tidak sadar (alias mabuk), dan hal ini tidak boleh dalam Islam, sebab Islam menganjurkan kita untuk senantiasa menjaga akal kita sehingga bisa senantiasa berdzikir kepada Allah.
3. Kadang disertai dengan puasa mutih (tidak boleh makan kecuali yang putih-putih), pati geni dan prosesi puasa bid’ah lainnya yang ini tidak ada syari’atnya dalam Islam. Atau untuk menjaga ilmunya dia harus menghindari pantangan-pantangan tertentu yang sebenarnya hal itu dihalalkan baginya sebelum dia memiliki ilmu tenaga dalam tersebut.

Dan ini berarti mengharamkan yang dihalalkan Allah.“Janganlah engkau mengharamkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah. “ Saya sudah menerima sangat banyak orang-orang yang mempunyai latar belakang senam pernapasan tenaga dalam yang ingin bertobat dan membersihkan dirinya dari syaitan yang setelah di Ruqyah ternyata ada interfensi makhluk ghoib dalam perguruan tenaga dalam yang diikutinya baik yang bereaksi secara frontal ataupun reaksi secara halus.

Maka tinggalkanlah senam pernapasan tenaga dalam karena dengan hanya niat untuk kesehatan kita bisa terjerumus lebih dalam berbuat kesyirikan sebab lebih besar mudharat dari pada kebaikannya.Walaupun ada perguruan tenaga dalam yang mengiklankan dirinya hanya untuk kesehatan tetapi tetap saja ada meditasi energi, penyaluran energi dan pasti ada diselingi praktek-praktek atraksi tenaga dalam.
Masih banyak senam pernapasan lain seperti senam kesegaran jasmani,senam jantung, joging, lari pagi, fitnes yang jauh lebih aman dari kesyirikan jika niat kita belajar senam pernapasan hanya ingin sehat. Selain itu saya mengharapkan kejujuran dari para praktisi tenaga dalam apakah anda dalam atraksi benar-benar bisa merasakan mentalnya diri anda sewaktu uji coba tenaga dalam atau sekedar sugesti dan ‘dirasa-rasa’ saja? Jika ada alasan kita ingin berlatih tenaga dalam untuk melindungi diri apakah anda tidak mengkaji lagi hadits-hadits Rasulullah tentang doa-doa perlindungan dari segala mara bahaya yang jelas aman dari segi akidah dibanding tenaga dalam yang dipenuhi kesyirikan. Olah nafas yang syirik Olah nafas dengan tujuan olahraga bisa menyehatkan. Misalnya pernafasan saat pemanasan, laithan nafas untuk berenang dan sebagainya.
Tapi kalau kemudian olah raga ini sudah mengarah jadi pengobatan atau membuat digdaya atau dengan harapan bisa menjatuhkan orang dari jarak jauh, kepingin aneh, maka niat pelaku sudah salah.
Pada saat yang sama, setan punya peluang untuk melakukan infiltrasi.

Dari sisi medis, orang melakukan teknik pernafasan seperti tenaga dalam, tarikan nafasnya berat dan dalam seperti orang sedang tidur. Dalam hadist riwayat Thabrani disebutkan, saat kita tidur, biasanya terbentuk uqod (simpul setan). Simpul ini membuat kita dikuasai setan. Simpul pertama akan lepas, jika kita bangun membaca doa. Simpul berikutnya akan lepas disaat kita selesai berwudlu. Simpul berikutnya terlepas setelah kita shalat. Tenaga dalam sederhananya ilmu ngeden (mengejan). Kalau mau cari aman jauh dari subhat lebih baik olah raga biasa saja. Seperti saran rasulullah SAW, berenang, memanah dan berkuda. Dua olah raga terakhir, kini relatif mahal. Berenang atau olah raga berlari seperti sepak bola bisa menjadi pilihan.

Sementara kalau kita telusuri ilmu pernafasan datanya dari Shaolin. Mereka jelas bukan uswah (role model) kita. Kalau ilmu semacam itu hebat dan diperbolehkan pasti dimasa rasulullah dipakai untuk membekali pasukan perang Badar, dan pertempuran lain. Ternyata tidak. Yakinlah ini hanya pengelabuan dari setan. Lebih baik pilih olah raga yang lebih melatih olah fisik. Kalau ingin senam pilih yang biasa saja. Olah raga ini mengambil media hawa (udara). Sementara jin (setan) hidup diantara hawa yang ada. Mereka mudah masuk, olah raga seperti oleh nafas, meditasi, yoga merupakan media sensitif dan efektif yang mereka gunakan untuk masuk kedalam tubuh manusia.

Teknik bernafas dengan cara menahan dalam waktu tertentu, membuat orang mudah di Infiltrasi oleh setan. Biasanya orang yang mengidap kolestrol tinggi dan pernah terjatuh dimasa kecil sangat sensitif dirasuki jin atau setan. Setelah masuk biasanya orang tersebut punya keanehan tertentu. Diantaranya keanehan mempunyai kekuatan bioenergi. Mereka jadi mampu mengobati orang dari jarak jauh, punya energi panas dan sensitif dengan makhluk gaib. Mengajak kembali orang kejalan kebenaran bukan hal yang mudah. Ini persoalan hidayah. Kadang-kadang orang yang lama bergelut dalam dunia semacam ini sering merasa benar. Seolah olah yang mereka miliki sesuatu yang rasional. Apalagi guru-guru mereka, akan sulit jika diingatkan. Mereka akan berhitung secara ekonomi. Akan dikemanakan pengikutnya yang banyak. Mereka sering berdalih dengan alasan pengobatan dengan pembuktian kesembuhan orang sakit. Hal ini sudah menjadi persoalan aqidah, biasanya mereka yang mengikuti aktifitas dengan motivasi kesehatan akan lebih mudah meninggalkan. Tapi kalau mereka yang ingin aneh, biasanya sulit. Orang semacam ini kalau ingin keluar dari dunianya harus di ruqyah. Prosesnya agak perlahan dan lama. Selain juga harus ada motivasi dari dalam dirinya. Azam (tekad kuat) untuk meninggalkan hal-hal aneh yang selama ini dia nikmati. Selain juga di padukan dengan membiasakan diri puasa sunah, membaca surat Al Baqoroh dan doa Al Ma’tsurat pagi dan petang. Membaca surat dalam Al Qur’an bukan menjadi masalah jika tanpa diiringi dengan motivasi ingin aneh. Misalnya membaca Al Fatihah karena ingin mempunyai keanehan, maka setan yang masuk. Tapi bukan masalah, malah berbuah pahala jika membaca Al Fatihah disaat sholat. Jadi sangat bergantung pada niatnya. Kalau ada tokoh mereka (Ilmu Pernafasan/TD/TM) yang menantang dengan sombong untuk di Ruqyah demi membuktikan kebenaran ilmunya, itu pertanda dia punya Khodam (jin Pengawal). Salah satu sifat setan adalah abaa was takbaro (sombong dan merasa besar). Pola pikir orang tersebut jelas dikuasai setan. Sedang ada kalanya saat di ruqyah jin nya tidak ada, pergi. Karena ada tipe khodam yang sifatnya hanya mengikut. Tidak perlu mauk kedalam tubuh seseorang. Dan khodam sangat bergantung kepada pemiliknya, semakin pintar dia, khodam nya pun akan setara. Jadi kalau posisi dia Guru ilmu tenaga dalam, bisa dipastikan khodamnya juga pintar. Bisa jadi sangat jenius.
Disusun oleh : Perdana Akhmad, S.Psi
(Founder Quranic Healing Technique)